Kisah…..
Imam As – syahid Hasan Al – Banna mengatakan, “Ketika Ikhwah menanam biji – bijian diatas tanah, pasti mereka menutupinya dengan tanah,sehingga biji itu dapat tumbuh dan bertambah besar. Tak beberapa lama ,maka batangnya mulai muncul ke permukaan tanah.Ini adalah Sunatullah dalam penciptaan – Nya.demikian pula bila kita menanam biji diatas tanah dan kita membiarkannya tanpa menutupinya, maka bisa jadi biji itu akan disambar burung atau ditiup angina, sehingga kita akan rugi.
Ada sebagian orang yang terburu – buru dalam memetik buah dan menuai hasil.Padahal sesungguhnya itu tidak dapat dilakukan dalam tempo sehari semalam.Bahkan memerlukan waktu berbulan – bulan.Misalnya saja, menanam kapas , memerlukan waktu sampai sekitar enam bulan.Sedang waktu antara menanam kemudian berkembang sampai memanen adalah waktu – waktu yang luang (tak ada aktifitas, hanya menunggu saja).
Oleh karena itu seorang da’I harus menggunakan waktu luan ini. Ibarat seorang petani yang menanam tanaman ringan seperti sayur - sayuran, buah lobak, tomat, dan yang sejenisnya di sekeliling tanaman kapas (istilahnya tumpang sari). Sehinga, ia akan memperoleh hasil sembari menunggu panen kapas.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Salam...
Selamat bergabung sahabat eL_BAQ,Jangan lupa sarannya ya...:)